Ciamis, sosio. Com., -Al Asad Academy Archery merupakan akademi khusus panahan tradisional yang berlokasi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Akademi ini resmi berdiri sejak tahun 2024 dan telah memiliki legalitas hukum dengan Nomor SK AHU-0001416.AH.01.04 Tahun 2025. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga panahan tradisional yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan adab generasi muda.
Dengan visi melahirkan generasi panahan tradisional yang profesional dan berkarakter beradab, Al Asad Academy Archery terus melakukan pembinaan berjenjang sejak usia dini.
Saat ini, jumlah anggota mencapai sekitar 50 peserta, yang terdiri dari 14 peserta tingkat SD kelas 1–3, 24 peserta SD kelas 4–6, 5 peserta SMP, serta 2 peserta SMA.
Pelatih Al Asad Academy Archery, Yana Mulyana, menyampaikan bahwa pembinaan dilakukan secara serius dan berkesinambungan, baik dari sisi teknik panahan, fisik, mental, maupun nilai-nilai kedisiplinan dan akhlak.
“Panahan bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana membentuk karakter, kesabaran, fokus, dan adab yang baik,” ujarnya. Jumat 30/1/2026.
Dari sisi manajemen, Al Asad Academy Archery menetapkan biaya pendaftaran member sebesar Rp300.000 per orang, serta uang kas bulanan Rp200.000 dengan total delapan kali pertemuan latihan setiap bulan.
Latihan rutin dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu, pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Selain itu, tersedia pula program latihan umum dan privat di luar jadwal rutin dengan sistem reservasi.
Sepanjang tahun 2025, Al Asad Academy Archery menunjukkan prestasi yang membanggakan.
Akademi ini tercatat mengikuti 19 event kejuaraan panahan, mulai dari tingkat lokal hingga nasional. Dari keikutsertaan tersebut, para atlet berhasil meraih 9 medali emas, 6 perak, 7 perunggu, 10 harapan, dan 9 bantalan. Bahkan, sebanyak 18 atlet kategori pelajar dan 6 atlet kategori umum dipercaya mewakili Pengcab Ciamis dalam ajang SLEKDA.
Memasuki awal tahun 2026, prestasi Al Asad Academy Archery terus berlanjut. Hingga saat ini, akademi telah mengikuti dua event kejuaraan dengan perolehan 2 medali emas, 1 perunggu, 3 harapan, dan 13 bantalan.
Dalam waktu dekat, sebanyak delapan archer pelajar dijadwalkan akan diberangkatkan untuk mengikuti ajang Student Archery Open CIS (Competition for Islamic Student) yang akan digelar di Cirebon pada 1 Februari 2026.
Dengan capaian prestasi dan sistem pembinaan yang konsisten, Al Asad Academy Archery optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak atlet panahan tradisional berprestasi sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda di Kabupaten Ciamis dan Jawa Barat pada umumnya. (Eddy Ejen)




