spot_imgspot_img

Bantuan El Nino Berikan 8.000 Ton Beras Bagi Masyarakat Garut

Daerah, Sosio: Bupati Garut yaitu Rudy Gunawan mengatakan jika pemerintah kota telah menyiapkan beras sebanyak 8.000 ton untuk masyarakat yang kurang mampu.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka program bantuan El Nino bagi masyarakat Kabubaten Garut Jawa Barat. Dengan adanya bantuan tersebut pihak pemerintah berharap bisa sedikit kebutuhan pangan.

Dikutip dari Antara, Rudy Gunawan mengatakan bahwa pemerintah pusat sudah menyiapkan bantuan pangan berupa delapan ribu ton beras bagi masyarakat yang kurang mampu, (14/11).

Kemudian Ia menjelaskan bahwa hal tersebut bukan kali pertama pemerintah Garut memberikan bantuan seperti itu, bantuan pangan seperti ini sudah yang kedua kalinya.

Diketahui bantuan sebelumnya juga diberikan untuk masyarakat terutama yang kurang mampu. Fokus utama pemerintah Kabupaten Garut yaitu saat terjadinya kemarau panjang pada Bulan September dan Oktober.

“Pada bantuan yang pertama kami menyiapkan delapan ribu ton beras, dan untuk sekarang kami juga menyiapkan jumlah yang sama,” Tambahnya.

Ia menyebutkan jika bantuan pangan sudah siap di distribusikan ke setiap wilayah yang sangat membutuhkan, untuk pembagiannya pemerintah mempercayakannya kepada setiap kepala daerah.

Target sasaran pemerintah bagi penerima bantuan tersebut tidak jauh dari sebelumnya yaitu ada sekitar 275.045 kepala keluarga yang akan menerima bantuan pangan tersebut, Masing-masing akan mendapat sekitar 10 kg.

Rudy Gunawan juga menambahkan aka ada tambahan bantuan beras gratis dari Pemkab Garut untuk masyarakat yang dinilai sangat miskin dan juga yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

“Kami sudah menyiapkan lagi sekitar 200 ton beras bagi yang belum mendapatkan bagian, ini merupakan bantuan dari Pemkab Garut,” ungkapnya.

Kemarau yang berkepanjangan membuat masyarakat tidak bisa melakukan panen bahkan untuk menanam padi sekalipun.

Hal tersebutlah yang menjadi masalah bagi masyarakat yang membuat susahnya mendapatkan kualitas pangan yang baik.

Peran pemerintah tentutanya sangatlah membantu bagi masyarakat yang kurang mampu, terlebih lagi melihat kondisi cuaca yang kurang menentu untuk menanam padi.

Harga-harga pangan yang naik juga salah satu kendala bagi masyarakat, contohnya harga gula yang kini naik lebih tinggi, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia mengatakan jika harga gula saat ini sudah tembus harga Rp. 17.000 per kilogram.

Baca Juga: Terlihat Enak, 2 Makanan Ini Wajib Dihindari Ketika Melakukan Diet

Sekretaris Jenderal Ikappi Reynaldi Sarijowan mengatakan jika harga pangan di pasar kini mencapai titik tertinggi.

Jika dibandingkan harga gula sebelumnya masih dalam harga relatif rendah yaitu 13.000-14.000 per Kilogram.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -
Google search engine

Populer

- Advertisment -