Ciamis, sosio.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus memperkuat perencanaan pembangunan yang partisipatif dengan melaksanakan Survei Aspirasi Publik sebagai bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ciamis Tahun 2027.
Kepala Bapperida Kabupaten Ciamis, David Firdha menyampaikan bahwa kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat tersebut telah dimulai sejak 15 Januari 2026 dan akan berlangsung hingga berakhirnya pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
“Survei Aspirasi Publik ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses perencanaan pembangunan daerah,” ujar David, Rabu (27/1/2026).
Ia menjelaskan, survei ini bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan, pandangan, serta kebutuhan riil masyarakat dari seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.
Melalui mekanisme ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa arah kebijakan dan prioritas pembangunan yang dirumuskan benar-benar berangkat dari aspirasi masyarakat serta mampu menjawab permasalahan yang dihadapi di lapangan.
Menurut David, Survei Aspirasi Publik dilaksanakan dengan menyasar seluruh elemen masyarakat secara merata.
Untuk menjamin keterwakilan wilayah, Bapperida bekerja sama dengan pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa dan kelurahan dalam mendistribusikan kuesioner kepada masyarakat.
“Dengan keterlibatan seluruh wilayah, kami berharap hasil survei ini dapat mencerminkan kebutuhan pembangunan yang adil, merata, dan berimbang antarwilayah di Kabupaten Ciamis,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Bapperida menyediakan dua mekanisme pengisian kuesioner guna memudahkan partisipasi masyarakat.
Pertama, pengisian kuesioner secara langsung melalui formulir yang dibagikan oleh pemerintah desa dan kelurahan. Kedua, pengisian secara daring melalui tautan resmi yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Pemanfaatan metode daring tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak responden sekaligus meningkatkan tingkat partisipasi publik dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Lebih lanjut, David menyampaikan bahwa kuesioner survei disusun dalam bentuk pertanyaan tertutup dan pertanyaan terbuka.
Pertanyaan tertutup digunakan untuk memperoleh gambaran umum persepsi masyarakat terhadap berbagai aspek pembangunan daerah, sementara pertanyaan terbuka memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, usulan, serta harapan secara langsung.
“Masukan dari masyarakat ini menjadi bahan penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan Kabupaten Ciamis Tahun 2027 yang lebih tepat sasaran,” ungkapnya.
Melalui Survei Aspirasi Publik ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Eddy Ejen)




