spot_imgspot_img

Disnakkan Ciamis Imbau Masyarakat Gunakan Kemasan Daging Kurban yang Ramah Lingkungan

Daerah, Sosio: Untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Ciamis mengimbau mayarakat gunakan kemasan daging yang ramah lingkungan pada saat Idul Adha 2024.

Kebanyakan masyarakat masih menggunakan kantong plastik untuk membungkus karkas (daging berikut tulang).

Meskipun dinilai lebih efisien, penggunaan kantong plastik untuk membungkus karkas tidak ramah lingkungan karena akan membuat tumpukan kantong plastik sekali pakai.

Sampah plastik saat ini menjadi perhatian serius karena sifatnya yang tidak mudah terurai dan mencemari lingkungan.

Giyatno, Kepala Disnakkan Ciamis berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan dalam membungkus karkas.

“Dalam proses pembagian hewan kurban juga nantinya agar dapat menggunakan wadah yang ramah lingkungan, jadi bukan memakai plastik atau pun styrofoam,” ungkapnya pada Selasa (21/05/2023).

Giyatno menuturkan dalam Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 114/Permentan/PD.410/9/2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban menyatakan bahwa penggunaan kantong atau wadah daging kurban juga harus terbuat dari bahan yang bersih dan tidak toksik.

“Selain bersih, antara daging dan jeroan itu harus dipisahkan jangan dijadikan satu wadah,” kata dia.

Kepala Disnakkan Ciamis berharap agar masyarakat bisa mengganti kemasan daging kurban dengan bahan yg lebih ramah lingkungan seperti daun pisang, daun jati, dan besek (anyaman bambu) atau bisa juga dengan wadah lain yang bisa didaur ulang atau dikomposkan kembali.

“Lebih baik menggunakan bahan yang ramah lingkungan, kurangi penggunaan plastik dan menjadikan kurban tahun ini #kurbantanpaplastik. Kita jaga alam, alam jaga kita,” pungkasnya.

 

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -