spot_imgspot_img

Terdampar di Terminal Ciamis, Mahasiswa Asal Majalengka Dibawa Satpol PP ke Dinsos Ciamis

Ciamis, Sosio: Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ciamis menerima Mahasiswa asal Majalengka dari Satpol PP yang terdampar di terminal Ciamis, Rabu (3/4).

Diketahui identitas mahasiswa tersebut bernama Ade Isa Humaidillah (29), pemuda asal Blok Mekarsari, RT/RW 001/001, Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Majalengka, Jawa Barat.

Pegawai Dinsos Ciamis, Rezky Reynaldy Sudrajat mengungkapkan pemuda tersebut diantarkan ke Kantor oleh Satpol PP Kabupaten Ciamis.

“Satpol PP pagi tadi mengantarkan pemuda yang terdampar dengan kondisi lemas dari terminal Ciamis,” ungkapnya.

Setelah ditelusuri, pemuda yang terdampar dalam kondisi lemas di terminal Cimis itu diduga karena belum makan selama 4 hari.

“Saat diantarkan ke Kantor, Ade dalm kondisi lemas. Menurut Satpol PP Ciamis diduga pemuda tersebut belum makan selama empat hari,” tambahnya.

Dia menerangkan, saat ditemukan di terminal kondisi Ade sedikit linglung sehingga sulit untuk diajak berkomunikasi.

“Kita agak kesulitan ya saat mencoba berkomunikasi, soalnya kondisi Ade sedikiit linglung,” katanya.

Selain itu, tutur Rezky, pihaknya kesulitan mendapatkan informasi pemuda yang terdampar di terminal itu.

“Kita agak kesulitan juga menemukan informasi karena posisinya Ade tidak membawa kartu identitas,” ucapnya.

Dia menambahkan, pihaknya langsung berinisiatif membawanya ke Kantor Dukcapil Ciamis untuk ditelusuri identitasnya melalui sidik jari.

“Setelah kita melakukan tracking di kantor Dukcapil Ciamis, baru kita mendapatkan identitas Ade,” terangnya.

Hasil tracking yang dilakukan menggunakan sidik jari itu menunjukkan bahwa pemuda tersebut adalah warga yang berasal dari daerah Cikijing perbatasan dengan Panawangan.

“Kita menemukan identitasnya, dia merupakan mahasiswa yang berasal dari daerah Cikijing perbatasan dengan Panawangan,” ungkap Rezky.

Dia membeberkan, sebelum diantarkan ke rumah keluarganya pihaknya berencana untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait.

Saat ditemui, Rezky mengungkapkan Ade tengah menggunakan kaos oblong berwarna biru dongker dan terdapat tulisan LC warna putih di bagian depannya serta mengenakan celana panjang hitam.

“Ade ini berbadan tinggi kurus dan memiliki bentuk muka yang tirus,” terangnya.

Dia menghimbau kepada masyarakat ketika melakukan perjalanan agar selalu membawa kartu identitas pribadi.

“Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat, saat bepergian untuk selalu membawa kartu identitas, misalnya kartu pelajar atau mahasiswa atau KTP,” himbaunya.

Hal itu, tutup Rezky, saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akan mudah untuk mendeteksi keberadaannya.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -
Google search engine

Populer

- Advertisment -