spot_imgspot_img

Tes CAT Calon Pimpinan BAZNAS Ciamis Digelar, 14 Peserta Ikuti Seleksi Tahap Awal

- Advertisement -

Ciamis. sosio. Com.,- Proses seleksi calon Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi dimulai dengan pelaksanaan Tes Computer Assisted Test (CAT)  di MAN 1 Darussalam Ciamis. Selasa (03/02/2026)

Sebanyak 14 peserta mengikuti tahapan pertama. Mereka adalah para kandidat yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi sebelumnya.

Ketua Tim Seleksi, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag., yang akrab disapa Ang Icep, menyampaikan bahwa panitia telah menerima sebanyak 14 berkas pendaftaran calon pimpinan BAZNAS.

“Dari awal pembukaan pendaftaran telah terkumpul peserta sebanyak 14 yang hari ini hadir mengikuti tahapan pertama ini,” ujarnya

Ang Icep menerangkan seluruh berkas telah melalui proses verifikasi administrasi secara ketat dan dinyatakan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

“Ke 14 peserta ini telah dinyatakan lolos seleksi administrasi pada tahap pertama,” terangnya

Ang Icep menuturkan seluruh calon yang lolos seleksi administrasi mengikuti tes CAT Selasa (03/02/2026) sebagai tahapan awal.

“Tahapan selanjutnya, peserta akan mengikuti tes presentasi makalah yang dijadwalkan pada 5–6 Februari 2026, kemudian dilanjutkan dengan tahapan akhir berupa wawancara pada 9 Februari 2026,” tuturnya

Dijelaskan Ang Icep, rangkaian seleksi tersebut dirancang untuk menjaring calon pimpinan BAZNAS yang tidak hanya memiliki kompetensi dan kapasitas manajerial.

“Integritas serta komitmen kuat dalam mengelola zakat secara profesional, transparan, dan amanah juga menjadi salah satu penilaian bagi para kandidat,” ucapnya

Lebih lanjut Ang Icep mengatakan hasil tes CAT, presentasi makalah, dan wawancara akan dinilai secara komprehensif oleh Tim Seleksi

“Dari proses inilah, jumlah peserta akan diseleksi kembali hingga ditetapkan beberapa nama yang dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Ang Icep

Ang Icep berharap seluruh rangkaian proses seleksi dapat berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

“Diharapkan dengan keseluruhan proses ini mampu menghasilkan pimpinan BAZNAS yang kredibel, berintegritas, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat di masa mendatang,” pungkasnya. (Eddy Ejen)

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -