spot_imgspot_img

PBB Ungkap Gaza Butuh Bantuan Miliaran Dolar untuk Berperang

Internasional, Sosio: PBB menyatakan Gaza membutuhkan bantuan miliaran dolar untuk mengkompensasi blokade Israel selama bertahun-tahun sebelum perang Israel-Hamas meletus.

Sebelum konflik pada 7 Okteber yang lalu, Kondisi ekonomi di Gaza sangat memprihatinkan setelah bertahun-tahun diblokade oleh Israel.

Dalam laporannya, PBB menyampaikan perkembangan ekonomi wilayah Palestina sejak tahun 2022 telah dibatasi oleh pemerintah Israel.

“Para komunitas internasional perlu memberikan bantuan ekonomi yang signifikan untuk memperbaiki kerusakan besar yang dialami Gaza,” ujar pihak PBB.

Hal tersebut diakibatkan oleh pembatasan dan penutupan yang berkepanjangan serta operasi militer yang sering terjadi.

“Meskipun bantuan yang disalurkan penting untuk membantu masyarakat Gaza, tetapi bantuan tersebut tidak boleh dipandang sebagai upaya untuk menanggung beban hukum internasional,” ujar UNCTAD.

Richard Kozul-Wright, direktur divisi globalisasi dan strategi pembangunan UNCTAD, mengatakan bahwa sulit untuk memperkirakan berapa banyak bantuan yang dibutuhkan Gaza sampai konflik berhenti.

“Jumlah bantuan yang dibutuhkan Gaza akan mencapai miliaran dolar,” katanya.

Dalam laporannya, di Gaza produk domestik bruto (PDB) mencapai 11,7 persen pada tahun 2019 dan mendekati level terendah sejak 1994.

Ada juga penurunan bantuan antara tahun 2008 dan 2022, dari $ 2 miliar atau 27 persen dari PDB menjadi $ 500 juta atau kurang dari 3 persen dari PDB tahun lalu.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa hampir 50 persen penduduk Gaza menganggur dan lebih dari separuhnya hidup dalam kemiskinan.

Baca Juga: Tema Peringatan Sumpah Pemuda Tahun 2023

Meskipun para pekerja di Gaza telah diizinkan untuk mengakses pasar kerja di Israel, jumlah izin yang dikeluarkan hanya mencakup sekitar 1 persen pekerja.

“Penutupan perbatasan dan operasi militer yang berulang-ulang telah menggerakkan lingkaran setan keruntuhan ekonomi dan institusional yang menjadikan Gaza sebagai kasus pembangunan yang terbalik,” tambah laporan tersebut.

Dampak dari blokade Israel tersebut akan berdampak besar dalam jangka panjang dan akan bergema sampai generasi mendatang.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -