spot_imgspot_img

Museum Nasional Indonesia Mengalami Kebakaran

Museum Nasional yang dikenal sebagai museum Gajah mengalami kebakaran pada, Sabtu (16/09) malam.

Terdapat empat ruangan Museum Gajah yang terdampak si jago merah, termasuk juga ruang pra-sejarah.

Keempat ruangan tersebut posisinya berada di Gedung A, yang merupakan ruang penyimpanan dan juga ruang tunggu.

Kombes Komarudin selaku Kapolres Metro Jakarya Pusat membenarkan kejadian tersebut.

Ia menerangkan bahwa di dalam museum tersebut terdapat tiga Gedung yaitu Gedung A, Gedung B dan Gedung C.

Kombes Komarudin menerangkan bahwa di dalam Gedung A terdapat empat ruangan. Adapun ruangan yang terbakar merupakan dua ruangan di sisi kanan dan dua di tengah.

Dia menambahkan, sampai saat ini belum dirincikan barang bersejarah apa saja yang terbakar dalam musibah tersebut.

Tetapi, tuturnya, yang jelas di dalam ruangan Gedung A itu menyimpan beberapan artefak yang memiliki nilai sejarah dan sangat penting.

Ia menerangkan diantara barangtersebutadalah batu lukis, noken, kapak, dan benda-benda terkait penguburan massal pra-sejarah di Bali.

Baca Juga: One Piece Eps 1076 Membuat Para Nakama Merinding, Luffy Akhirnya Kalahkan Kaido

Diketahui, dalam beberapa postingan di laman sosial akun resmi twitter (X), tertulis akan mengedepankan perlindungan koleksi museum yang terdampak kebakaran.

Akun @MuseumNasional itu menjabarkan pihaknya sudah bekerja sama dengan pihak yang berwajib dan sudah ditindak lanjuti.

Dalam laman tersebut juga disampaikan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi secara internal.

Selain itu, dituliskan bahwa pihak Museum Nasional akan mencari tahu penyebab kebakaran dan mendata barang-barang yang terdampak.

Diketahui, pihak Kepolisian telah memanggil 14 saksi untuk dimintai keterangan penyebab kebakaran Museum Nasional tersebut.

Adapun para saksi tersebut diantaranya adalah pekerja museum, satpam hingga tukang bangunan yang bekerja di Gedung C yang sedang direnovasi.

Di sisi yang lain, Mendikbudristek Nadiem Makarim langsung mendatangi tempat kejadian dan menekan agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu mengatakan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menyelamatkan sebanyak mungkin artefak dan benda bersejarah di ruangan yang terbakar.

“Respon pemerintah saat ini adalah menyelamatkan barang-barang bersejarah dan artefak sebanyak mungkin,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dan membuat tim gabungan untuk melakukan penyelamatan pada barang yang berharga.

Diantara pihak yang terlibat dalam penyelamatan barang berharga di Museum Nasional adalah pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -