spot_imgspot_img

Ridwan Kamil Gagal jadi Bakal Cawapres Ganjar Pranowo

Kabar tentang Ridwan Kamil yang digadang-gadang bakal menjadi Cawapres Ganjar tentunya sudah ramai dibicarakan dikalangan masyarakat.

Akan tetapi berita tersebut langsung dibantah oleh Ketua DPP PDI yaitu Puan Maharani, Ia menyebutkan bahwa Ridwan Kamil sudah dipastikan tak akan jadi Cawapres untuk Ganjar.

“Untuk Cawapres Ganjar, masih banyak nama lain yang bisa jadi opsi,” ungkapnya.

Pernyataan ini Ia ungkapkan sesaat setelah acara Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Ponpes Al Hamid Cipayung Jakarta Timur, pada Senin (18/09).

“Masih banyak opsi yang lain, ada kan nama-nama yang lain seperti Pak Erick Thohir, Pak Sandiaga Uno, Pak Andika Perkasa, Pak Mahpud MD,” ujar puan.

Selain Ridwan kamil, Nama AHY juga sempat diisukan bakalan menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.

Namun setelah Partai Demokrat masuk Koalisi Indonesia Maju mendukung Prabowo, kini Nama AHY sudah tidak lagi jadi kandidat Cawapres Ganjar.

Nama Kang Emil yang diisukan bakalan menjadi Cawapres bersama ganjar ternyata hanya sebatas rumor.

Diketahui jika RK jadi, maka suara Daerah Jawa Barat akan terpecah menjadi beberapa kubu.

Hal itu dipengaruhi oleh Ridwan Kamil yang bakal banyak memiliki pendukung.

Menurut Kang Emil sendiri pun, Ganjar Pranowo akan sangat sulit untuk mendapatkan suara rakyat Jawa Barat.

Baca Juga: Puan sebut Ridwan Kamil Dicoret sebagai Cawapres Ganjar Pranowo

Alasan nama RK dicoret dari opsi Cawapres, lantaran Partai Golkar sekarang sudah menentukan arah politiknya untuk mendukung Prabowo.

“Ridwan Kamil sekarang memang sudah menjadi kader Golkar yang mana saat Munas di Golkar saya mendengar bahwa Capres dan Cawapres adalah mas Airlangga,” Ungkap Puan.

Untuk deklarasi siapa pendamping Ganjar, Puan menyebutkan bakal berkoordinasi dulu dengan ketum PDIP Megawati, untuk melihat bagaimana arah kemungkinan politik sekarang.

Puan juga mengatakan akan ada banyak perubahan dalam dinamika politik sekarang, yang kami lakukan untuk melihat bagaimana situasi politik sekarang.

Ia juga menambahkan akan tetap berkoordinasi dengan para ketum lainya mengenai situasi politik yang sedang terjadi sekarang.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -
Google search engine

Populer

- Advertisment -