spot_imgspot_img

VIRAL, KAI Ungkap Kronologi Kecelakaan KRL Lokal Bandung dan KA Turangga

Nasional, Sosio: Viral, KAI ungkap kronologi kecelakaan KRL Lokal Bandung dan KA Turangga. Hal ini menjadi catatan luka di awal tahun 2024 untuk Indonesia.

Melansir dari berbagai laman, petugas KAI mengatakan bahwa kecelakaan KRL Bandung dengan KA Turangga terjadi ketika kereta melintas di KM 181 atau di antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka.

Tidak hanya itu, VP Public Relations KAI, Joni Martinus menjelaskan kronologi kecelakaan dari KRL Bandung dengan KA Turangga.

Kecelakaan kereta ini terjadi ketika KRL Bandung dengan KA Turangga melintas ke tujuan masing-masing di KM 181 atau di antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka.

“Jadi memang ini terjadi tabrakannya antara rangkaian KA Turangga yang jalan dari arah Cicalengka dengan KA Bandung Raya yang meluncur dari Haurpugur. Jadi kedua kereta api itu tabrakannya di lintas di KM 181,” ungkap VP Public Relations KAI.

Informasi yang didapat beberapa laman yang dilansir, KA Turangga yang mengalami kecelakaan saat berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng tujuan Bandung.

Kemudian, di jam yang sama KA lokal Bandung Raya ini berangkat dari Stasiun Padalarang menuju Cicalengka.

Akibat dari kecelakaan ini tentu berpengaruh kepada jadwal keberangkatan kereta lainnya. Jalur rel Selatan, yakni Haurpugur-Cicalengka, dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Tasikmalaya sampai dengan Stasiun Banjar tidak bisa dilalui. KAI pun melakukan rekayasa jalur dengan mengalihkan ke jalur utara.

“Kami upaya dengan jalur memutar, KA-KA yang lalui jalur Bandung, Tasikmalaya ke Banjar, lewat jalur utara,” ungkap VP Public Relations KAI.

Akibat dari kecelakaan KRL Bandung dengan KA Turangga, tercatat kurang lebih ada 300 penumpang pada di KA Turangga.

Melansir dari berbagai laman, para petugas yang mengevakuasi para korban, terdapat 22 penumpang dari salah satu kereta mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Sementara, terdapat empat korban jiwa, yakni masinis, sasisten masinis, spetugas keamanan Stasiun Cimekar, dan pramugara KA Turangga.

Kecelakaan ini tentu saja membuat PT KAI harus membuat investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -
Google search engine

Populer

- Advertisment -