spot_imgspot_img

Surabi, Makanan Tradisional Indonesia yang Lezat

Ragam, Sosio: Surabi sejenis jajanan tradisional Indonesia, telah menjadi hidangan favorit yang populer di seluruh Nusantara.

Makanan ringan ini telah menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia selama berabad-abad.

Sejarah Surabi

Asal usul jajanan tradisional ini dapat ditelusuri kembali ke masa pra-sejarah, di mana hidangan ini telah ada sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.

Meskipun varian dan metode pembuatannya telah mengalami evolusi, namun esensi dari makanan ini tetap utuh.

Makanan khas ini adalah sejenis kue dadar yang terbuat dari campuran tepung beras, santan, gula, dan adonan lainnya, yang kemudian dipanggang atau digoreng.

Proses Pembuatan Surabi

Surabi adalah sejenis kue Indonesia yang terbuat dari adonan tepung terigu, gula, dan air, dicampur menjadi adonan yang cair dan dituangkan ke dalam cetakan bulat yang dipanaskan. Berikut adalah resep dasar untuk membuatnya:

Bahan:
– 250 gram tepung terigu
– 50 gram tepung beras
– 50 gram gula pasir
– 1/2 sendok teh ragi instan
– 500 ml air hangat
– Minyak untuk olesan
– Topping (misalnya, wijen, keju parut, atau gula halus)

Langkah-langkah:
1. Campur tepung terigu, tepung beras, gula, dan ragi instan dalam sebuah mangkuk besar.
2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus aduk hingga adonan tercampur rata dan tidak bergerindil.
3. Diamkan adonan selama sekitar 1 jam hingga mengembang.
4. Panaskan cetakan surabi (wajan khusus surabi) dengan sedikit minyak.
5. Tuang adonan ke dalam cetakan dan biarkan hingga bagian bawah matang dan muncul gelembung-gelembung kecil.
6. Taburi bagian atasnya dengan topping sesuai selera (misalnya, wijen, keju parut, atau gula halus).
7. Tutup wajan untuk membiarkan surabi matang sepenuhnya.
8. Angkat dan sajikan surabi dalam keadaan hangat.

Variasi Surabi

Selama bertahun-tahun, berbagai variasi jajanan tradisional ini telah muncul, termasuk surabi manis dengan tambahan topping modern seperti keju, cokelat, ataupun selai buah.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Penyakit Diabetes

Tak hanya itu, ada juga varian yang lebih gurih dengan isian garam atau daging, meskipun begitu esensi dari cita rasa tradisional tetap terasa pada setiap gigitannya.

Makanan ini tidak hanya sekadar makanan lezat, tetapi juga warisan berharga dari masa lampau yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Kelezatan dan kemudahannya dalam pembuatannya menjadikan jajanan khas ini sebagai pilihan makanan ringan yang menyenangkan, menggugah selera, dan menyatukan orang dalam kenikmatan kuliner Indonesia yang autentik.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -
Google search engine

Populer

- Advertisment -