spot_imgspot_img

Ketua LPM Apresiasi UPZ Kelurahan Kertasari, Nilai Program “Karasa”

- Advertisement -

CIAMIS, sosio.com,.- Kegiatan sosialisasi dan penguatan infaq kenceleng “Karasa” yang dilaksanakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kelurahan Kertasari mendapat apresiasi luas dari berbagai unsur masyarakat.

Salah satunya datang dari Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kertasari, Agus Sukmana, sabtu 7/2/2026 yang menilai program tersebut sebagai terobosan luar biasa dan berdampak nyata bagi warga.

Agus Sukmana menyampaikan rasa bangga atas kinerja UPZ Kelurahan Kertasari yang dinilainya berhasil menghadirkan inovasi berbasis kepedulian sosial.

“Sekali lagi dalam kesempatan ini saya merasa bangga. Kegiatan ini luar biasa. UPZ Kertasari telah melakukan terobosan-terobosan yang sangat mengagumkan. Jargon kencleng ‘Karasa’ itu betul-betul karasa, dalam arti benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dana infaq yang dihimpun melalui program kencleng Karasa telah memberikan dampak positif, terutama dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, pembiayaan kesehatan, hingga kondisi darurat lainnya. Selain itu, bantuan juga menyentuh sektor infrastruktur dasar skala kecil yang tidak terjangkau oleh program pemerintah.

“Perbaikan gang, infrastruktur dasar lingkungan, hingga bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. UPZ Kertasari sudah mengambil bagian penting dalam upaya-upaya tersebut, dan dampaknya nyata,” ungkapnya.

Agus menegaskan bahwa program Karasa merupakan inovasi yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong yang dibangun UPZ Kelurahan Kertasari patut dipertahankan dan terus dikembangkan.

Dalam kesempatan yang sama, Agus Sukmana yang baru saja terpilih sebagai Ketua LPM Kelurahan Kertasari menyampaikan pandangannya mengenai arah dan program LPM ke depan. Ia mengaku memiliki kegelisahan sekaligus harapan besar terhadap kemajuan Kelurahan Kertasari.

“Kertasari ini wilayah yang sangat strategis. Sekitar 70 persen perkantoran Pemerintah Kabupaten Ciamis berada di wilayah Kelurahan Kertasari. Ini menjadi peluang sekaligus tantangan. Kertasari harus benar-benar berbenah karena akan menjadi wajah daerah ketika menerima tamu-tamu penting,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan LPM yang telah terbentuk secara definitif dapat menjadi kekuatan besar dalam menyatukan potensi masyarakat dan mendorong Kertasari menjadi kelurahan yang dibanggakan, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Ke depan, LPM Kelurahan Kertasari juga berencana melakukan berbagai terobosan kreatif, termasuk mengembangkan sumber pendapatan berbasis kreativitas dan jasa pelayanan sosial. Selain itu, LPM berencana membangun kanal media sosial seperti YouTube atau TikTok sebagai wadah publikasi seluruh aktivitas warga.

“Melalui kanal media sosial, kegiatan-kegiatan positif warga seperti Jumat Bersih (Jumsih) bisa dipublikasikan. Ketika sudah menjadi kebiasaan dan kebanggaan, masyarakat tidak perlu lagi disuruh, tetapi akan dengan sendirinya berpartisipasi,” katanya.

Kanal tersebut diharapkan menjadi ruang ekspresi dan eksistensi seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT dan RW, tokoh agama, MUI, DMI, Karang Taruna, kader Posyandu, hingga lembaga kemasyarakatan lainnya.

“Harapan saya, seluruh potensi dan aktivitas warga Kertasari bisa terpublikasikan dan menginspirasi. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, Kertasari bisa menjadi kelurahan yang maju dan berdaya,” pungkasnya. (Eddy Ejen)

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -