spot_imgspot_img

Nazwa Nada Hanifah Raih Juara 1 Solo Vocal Religi di KR-Fest Ponpes Darussalam Ciamis

- Advertisement -

Ciamis, sosio, com,.— Suasana semarak bulan suci Ramadhan terasa begitu kental dalam gelaran Kapolres Ramadhan Festival (KR-Fest) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Ciamis, Sabtu malam (7/3/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak Pondok Pesantren Darussalam Ciamis dengan Kapolres Ciamis, yang bertujuan menyemarakkan Ramadhan sekaligus mempererat silaturahmi antarpeserta dari berbagai daerah.

Festival tersebut diikuti oleh peserta dari sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Ciamis, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, hingga Kabupaten Pangandaran. Antusiasme peserta dan penonton pun terlihat tinggi sejak awal hingga akhir acara.

Dalam rangkaian kegiatan KR-Fest, panitia menggelar beberapa perlombaan bernuansa religi, seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat SD dan SMP, serta Solo Vocal Religi yang terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori anak dan remaja.

Adapun lagu yang diperlombakan dalam kategori Solo Vocal Religi meliputi Harapan & Do’a karya Mamang Day, Istighfār dan Ramadhan Mubarak karya Chev Faniez.

Pada ajang tersebut, Nazwa Nada Hanifah, siswi kelas VII SMP Negeri 1 Banjar, berhasil meraih Juara 1 kategori anak setelah membawakan lagu Istighfār karya Chev Faniez. Lagu religi tersebut merupakan karya dari KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, M.Ag. (Ang Icep), seorang tokoh pengasuh pondok pesantren sekaligus pencipta lagu-lagu religi. Penampilan Nazwa yang penuh penghayatan berhasil memukau dewan juri maupun para penonton yang hadir.

Remaja berusia 13 tahun itu mengaku sangat bahagia sekaligus terharu atas pencapaian yang diraihnya. Ia juga mengungkapkan sempat merasakan rasa gugup sebelum tampil di atas panggung.

“Deg-degan pasti ada, karena pesertanya bagus-bagus semua. Saya juga tidak menyangka bisa menjadi juara pertama,” ungkap Nazwa dengan penuh rasa syukur.

Nazwa mengaku pertama kali mengetahui informasi mengenai lomba tersebut dari gurunya di sekolah yang kemudian mendorongnya untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut. Ia pun berpesan kepada teman-teman seusianya yang memiliki bakat serupa agar terus berlatih dan tidak mudah menyerah dalam mengembangkan kemampuan.

Sementara itu, ibunda Nazwa, Rianti, turut mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih putrinya. Menurutnya, ini merupakan kali kedua Nazwa mengikuti perlombaan di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam.

“Pertama kali dulu di Darussalam Cup, Nazwa meraih juara dua. Alhamdulillah sekarang dipercaya menjadi juara satu,” ujarnya.

Rianti juga mengakui bahwa persaingan dalam lomba tersebut sangat ketat karena para peserta memiliki kemampuan yang luar biasa.

“Pesertanya bukan kaleng-kaleng, semuanya punya kemampuan tinggi. Bahkan saya sendiri tidak menyangka Nazwa bisa menjadi juara pertama karena semua tampil sangat bagus,” katanya.

Ia juga menceritakan bahwa bakat bernyanyi Nazwa sudah terlihat sejak usia lima tahun. Sejak kecil, Nazwa sudah sering tampil di berbagai kesempatan.

“Awalnya Nazwa suka menyanyikan lagu dangdut. Kemudian di sekolah juga mendapat dukungan untuk mengikuti berbagai lomba, seperti FLS2N dan BUBU. Bahkan saat kelas enam SD, Nazwa pernah meraih juara satu tingkat provinsi,” jelasnya.

Sebagai orang tua, Rianti berpesan kepada putrinya agar tidak cepat merasa puas dengan prestasi yang telah diraih saat ini.

“Jangan mudah puas, terus belajar dan berlatih. Karena ke depan akan selalu muncul bibit-bibit baru yang juga berbakat,” pesannya.

Keberhasilan Nazwa Nada Hanifah dalam ajang KR-Fest ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat, serta mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang positif, kreatif, dan penuh makna. (Eddy Ejen)

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -