Ciamis, sosio.com – Proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis terus berlanjut dan kini memasuki tahapan krusial, yakni tes wawancara.
Tahapan tersebut dilaksanakan secara maraton pada Senin (9/2/2026) di MAN 1 Darussalam Ciamis, sebagai bagian dari upaya memastikan terpilihnya pimpinan BAZNAS yang kompeten, amanah, dan berintegritas.
Tahap wawancara menjadi fase penentuan dalam seluruh rangkaian seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis.
Sebelumnya, para peserta telah melalui serangkaian tahapan administratif dan seleksi lainnya.
Melalui wawancara mendalam , tim seleksi berupaya menggali kapasitas kepemimpinan, pemahaman regulasi, serta komitmen peserta dalam mengelola zakat secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.
Dalam pelaksanaannya, setiap peserta diwawancarai secara langsung oleh tim seleksi dengan materi yang dirancang komprehensif dan terstruktur.
Untuk aspek Fiqh Zakat, wawancara dipimpin oleh K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag., yang menekankan pada pemahaman prinsip-prinsip dasar zakat, implementasi syariah, serta tantangan aktual pengelolaan zakat di daerah.
Sementara itu, pemahaman peserta terhadap Peraturan Perzakatan diuji oleh H. Wahidin Rahmat Hidayat, S.Ag., M.Pd.I. Materi ini menitikberatkan pada penguasaan regulasi zakat nasional, tata kelola kelembagaan BAZNAS, hingga sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Adapun materi Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan disampaikan oleh Drs. H. Wawan. Dalam sesi ini, peserta diharapkan mampu menunjukkan sikap moderat, inklusif, serta memiliki komitmen kebangsaan yang kuat, sejalan dengan peran strategis BAZNAS sebagai lembaga publik yang mengelola dana umat.
Tidak hanya aspek regulatif dan ideologis, para peserta juga diuji terkait pemahaman kajian zakat dalam kitab-kitab Islam klasik maupun kontemporer.
Pendalaman ini menjadi bagian penting dalam menilai kapasitas keilmuan calon pimpinan BAZNAS, sekaligus memastikan kebijakan dan program yang dijalankan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman yang kuat dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag., yang akrab disapa Ang Icep, menjelaskan bahwa tahapan wawancara ini dirancang untuk mengukur kesiapan peserta secara utuh, baik dari sisi keilmuan, kepemimpinan, maupun integritas personal.
“Pada tahap wawancara ini, para peserta dituntut untuk menunjukkan kepiawaian dalam menjawab setiap pertanyaan secara sistematis, logis, analitis, dan aplikatif. Kami ingin memastikan bahwa calon pimpinan BAZNAS benar-benar siap mengemban amanah besar dalam mengelola dana zakat umat,” ungkapnya.
Menurut Ang Icep, proses seleksi yang dilaksanakan secara maraton ini juga menjadi bentuk komitmen tim seleksi dalam menjaga objektivitas dan profesionalisme.
Setiap peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kompetensi dan gagasannya terkait penguatan peran BAZNAS di Kabupaten Ciamis.
Melalui rangkaian seleksi yang ketat, transparan, dan akuntabel ini, Ang Icep berharap akan terpilih pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis yang mampu mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
“Ke depan, BAZNAS diharapkan semakin berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, serta mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Eddy Ejen)




