spot_imgspot_img

Merinding! Satu Keluarga Ditemukan Sudah Menjadi Mayat di Depok

- Advertisement -

DAERAH, Sosio: Warga Depok dikagetkan dengan penemuan mayat kerangka manusia. Kerangka tersebut diketahui merupakan ibu dan anak, pemilik rumah di komplek perumahan, Cinere Depok, Jawa barat, kamis (7/9).

Penemuan kerangka manusia atas kecurigaan warga sekitar, sudah 1 bulan lebih pemilik rumah tidak terlihat. Diketahui rumah tersebut sudah tak terawat.

Kondisi rumah yang sering mati lampu tersebut dikarenakan pihak PLN sudah memutuskan listrik sementara.

Jafar yang seorang satpam rumah menuturkan, sudah satu bulan lampu rumah tersebut mati.

“Pihak PLN sudah menempel stiker dipagar rumah tanda pemutusan listrik sementara,” terangnya pada, Kamis (7/9).

Sebelum penemuan 2 kerangka manusia, warga sekitar jarang melihat ataupun bersosialisasi dengan pemilik rumah.

“Pemilik rumah ini jarang bersosialisasi, tapi ibu dan anak ini selalu keluar di hari kamis,” ucap Jafar.

Pengecekan rumah tersebut dilakukan oleh Jafar dibantu warga sekitar setelah melapor kepada ketua RT setempat.

“Karena pagar rumah tersebut terkunci, saya dan warga putuskan untuk memanjat pagar tersebut, ketika berada disekitar pekarangan tercium bau busuk menyengat,” lanjut Jafar.

Setelah itu, warga setempat menghubungi Polsek Cinere dan anggota Binmas untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Ketika didalam rumah, lanjut Jafar, mereka tidak menemukan siapapun tapi bau busuk tercium dari kamar mandi belakang.

Ia menuturkan saat ditemukan mayat berada dalam kondisi hanya menyisakan kerangka dan Tengkorak yang masih berpakaian.

“Si ibu hanya tinggal tengkorak, lalu disebelahnya ada kerangka anaknya,” ucap Jafar.

Diketahui kedua ibu dan itu sudah lama tinggal di rumah tersebut semenjak 1995 serta kepala keluarga rumah itu sudah meninggal 10 tahun silam.

“Bapaknya meninggal 10 tahun lalu. Sementara anaknya jarang keluar karena pemalu, saya selalu melihat anak itu bersama ibunya” ujarJafar.

Kapolres Metro Depok komisaris besar Ahmad Fuady mengungkapkan sudah menerjunkan tim gabungan untuk olah TKP.

Ia menambahkan diantara personel yangditurunkan adalah personel Direktorat Reserse Kriminal Umum dari Bidang Kedokteran, Puslabtor Bareskrim Polri serta pihak Inafis Polda Metro Jaya.

“Juga kami kerahkan tim forensik untuk menangani kasus ini,” tutur Fuady.

Fuady menjelaskan pihaknya dari pemeriksaan awal belum bisa memastikan penyebab kedua ibu dan anak ini meninggal, tapi polisi akan terus menyelesaikan kasus ini.

“Kami tidak mengetahui ada luka atau tidak, karena kondisinya sudah membusuk, sudah lama sekali,” lanjut Fuady.

Ia menambahkan selain pemeriksaan terhadap korban pihaknya juga akan memeriksa barang-barang korban untuk mendapatkan informasi dan penyebab kematiannya.

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -