spot_imgspot_img

Cetak Wirausaha Mandiri, Unsil Optimalkan Potensi Warga Belajar Lewat Digital Marketing

- Advertisement -

CIAMIS, sosio.co. Upaya mendorong kemandirian ekonomi di kalangan warga belajar pendidikan kesetaraan terus digencarkan. Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Siliwangi (Unsil) melalui Program Studi Pendidikan Masyarakat menggelar Workshop Kewirausahaan di SPNF SKB Kabupaten Ciamis, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat berbasis kewirausahaan LPPM Unsil ini mengusung tema “Optimalisasi Usaha Warga Belajar Paket C SKB Ciamis sebagai Wirausaha Pemula melalui Pendampingan Digital Marketing Berbasis Live Commerce dan Affiliate.”

Workshop tersebut diikuti oleh warga belajar Paket B dan Paket C dengan antusias. Mereka tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung terkait strategi pemasaran digital yang kini berkembang pesat, seperti live commerce dan affiliate marketing.

Ketua Pelaksana, Dr. Lesi Oktiwanti, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara FKIP Unsil, dosen Pendidikan Masyarakat, dosen Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta SPNF SKB Kabupaten Ciamis.

Ia menegaskan bahwa program ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menekankan bahwa lulusan pendidikan kesetaraan harus memiliki kompetensi tidak hanya dalam aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga sikap kewirausahaan.

“Di era digital saat ini, handphone yang dimiliki hampir setiap orang dapat menjadi alat produktif untuk menghasilkan pendapatan. Melalui workshop ini, peserta dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk berwirausaha, sehingga tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku usaha,” ujarnya.

Menurutnya, generasi saat ini, khususnya Gen Z, memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi. Oleh karena itu, potensi tersebut perlu diarahkan agar mampu dimanfaatkan secara produktif melalui kegiatan ekonomi kreatif berbasis digital.

Sementara itu, Kepala SPNF SKB Kabupaten Ciamis, Ii Ilah, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia menuturkan, workshop ini menjadi momentum penting bagi warga belajar untuk memperluas wawasan di luar pembelajaran kelas. Terlebih, peserta yang hadir berasal dari berbagai jenjang, mulai dari Paket B hingga Paket C.

“Hari ini mereka berkumpul untuk belajar bersama tentang kewirausahaan. Ini menjadi kesempatan berharga untuk menumbuhkan pola pikir kritis, kreatif, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam membangun jiwa wirausaha,” katanya.

Ii Ilah juga mendorong peserta untuk aktif bertanya dan berdiskusi agar ilmu yang diperoleh dapat dipahami secara maksimal dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Kelompok FKIP E-Du, Ade Dian Febrian Firdaus, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta keterampilan peserta dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin dinamis.

“Kemampuan berwirausaha menjadi salah satu kompetensi penting dalam mendorong kemandirian ekonomi, kreativitas, dan inovasi, khususnya bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memunculkan motivasi untuk memulai usaha secara mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun dukungan lainnya.

Melalui workshop ini, diharapkan lahir wirausahawan muda baru dari kalangan warga belajar pendidikan kesetaraan yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Kegiatan ini pun menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem ekonomi mandiri berbasis kreativitas dan inovasi di Kabupaten Ciamis.

(TGR)

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -