spot_imgspot_img

Zero Halinar Digaungkan, Lapas Ciamis Musnahkan Barang Bukti dan Perkuat Integritas

- Advertisement -

CIAMIS, sosio.co. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ciamis menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik Halinar (handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba) melalui apel bersama, pembacaan ikrar Zero Halinar, serta pemusnahan barang bukti hasil razia, Rabu (23/4/2026).

‎Kegiatan yang digelar di lapangan upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Supriyanto, dan dihadiri unsur aparat penegak hukum, di antaranya Polres Ciamis, Kodim 0613 Ciamis, BNN Kabupaten Ciamis, serta Kejaksaan Negeri Ciamis.

‎Apel diawali dengan pembacaan ikrar Zero Halinar yang dipimpin langsung oleh Kalapas dan diikuti seluruh petugas.

‎Suasana berlangsung khidmat, mencerminkan keseriusan jajaran dalam menjaga integritas dan menolak segala bentuk pelanggaran di lingkungan lapas.

‎Dalam amanatnya, Supriyanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata.

‎“Ini bukan kegiatan simbolis semata, tetapi pernyataan tegas bahwa kami serius memberantas peredaran handphone ilegal, pungli, dan narkoba di dalam lapas,” tegasnya.

‎Ia juga menyoroti pentingnya tindakan konkret melalui pemusnahan barang bukti hasil razia.

‎“Pemusnahan ini adalah bukti nyata penegakan aturan yang konsisten. Tidak ada ruang kompromi terhadap Halinar di Lapas Ciamis,” ujarnya.

‎Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor.

‎“Kolaborasi dengan Polri, TNI, BNN, dan Kejaksaan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ini adalah kerja bersama,” tambahnya.

‎Ia juga memberikan penekanan kepada seluruh petugas untuk menjaga integritas dan meningkatkan kewaspadaan.

‎“Jaga integritas, tingkatkan deteksi dini, lakukan razia rutin maupun insidentil, dan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran. Jangan beri celah sedikit pun bagi Halinar,” tandasnya.

‎Sebagai puncak kegiatan, dilakukan pemusnahan barang bukti hasil razia yang dikumpulkan sejak 2025 hingga 2026.

‎Proses tersebut dilakukan secara terbuka dan disaksikan para tamu undangan sebagai bentuk transparansi kepada publik.

‎Momentum ini diharapkan menjadi penguatan komitmen sekaligus langkah strategis dalam meningkatkan pengawasan, disiplin, serta profesionalisme petugas. Lapas Ciamis pun optimistis dapat menghadirkan lingkungan pembinaan yang bersih, aman, dan humanis. *FSL

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -