spot_imgspot_img

Kesal Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Cikatomas Tanam Pohon Pisang

- Advertisement -

Ciamis, sosio.com,- Kekesalan warga memuncak sejumlah masyarakat RW 06 Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan aksi tanam pohon pisang dan singkong di sepanjang jalan desa penghubung Dusun Cikatomas dan Dusun Guha, Minggu (11/1/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun. Padahal, menurut warga, pihak Pemerintah Desa Handapherang telah beberapa kali menjanjikan perbaikan jalan, namun hingga kini belum terealisasi.

Pantauan di lokasi, puluhan pohon pisang dan singkong ditanam di sepanjang badan jalan yang berlubang. Warga juga memasang papan bertuliskan sindiran berbahasa Sunda, “Pelak cau rek meuli aspal”, sebagai ungkapan kekecewaan terhadap lambannya penanganan infrastruktur jalan.

Jahid, salah seorang warga RW 06 Dusun Cikatomas, mengatakan aksi ini merupakan luapan kekecewaan masyarakat atas sikap Pemdes yang dinilai tidak berpihak pada lingkungan mereka.

“Sudah bertahun-tahun kami tidak pernah merasakan pembangunan, terutama infrastruktur jalan. Padahal jalan adalah kebutuhan paling dasar untuk mendukung pergerakan ekonomi warga,” ujarnya.

Ia menegaskan, warga tidak menuntut pembangunan besar-besaran. Masyarakat hanya berharap lubang-lubang jalan yang dinilai membahayakan pengguna dapat segera diperbaiki.

“Permintaan kami sangat sederhana. Tapi respon dari pihak desa selalu berbelit-belit dan penuh alasan. Ini menunjukkan tidak adanya keberpihakan kepada warga RW 06,” tegasnya.

Jahid juga menyoroti alasan keterbatasan anggaran yang kerap disampaikan pihak desa. Menurutnya, Dana Desa di Handapherang setiap tahun rata-rata mencapai sekitar Rp1 miliar. Namun, Dusun Cikatomas, khususnya wilayah RW 06, tidak pernah mendapatkan alokasi untuk perbaikan jalan, meski hanya bersifat darurat.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Dusun Cikatomas dan Dusun Guha, sekaligus jalur menuju kawasan Bendungan Leuwikeris.

“Bagaimana ekonomi masyarakat bisa berkembang, apalagi di sekitar bendungan Leuwikeris, jika akses jalannya saja dibiarkan rusak dan tidak terurus,” pungkasnya.

Aksi tanam pohon ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Desa Handapherang agar segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki infrastruktur jalan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. (Ejen)

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -