spot_imgspot_img

Hoaks Bantuan Bibit Ayam 2025: Waspada Tautan Pendaftaran Palsu!

- Advertisement -

Ciamis, SOSIO: Media sosial, khususnya Facebook, diramaikan dengan informasi tentang tautan pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah untuk tahun 2025.

Tautan ini diklaim memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan bibit ayam. Namun, faktanya, informasi tersebut adalah hoaks bantuan bibit ayam yang bertujuan menipu.

Tim MinCliks melakukan penelusuran terhadap tautan yang beredar. Hasilnya, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Kementerian Pertanian, melainkan ke laman mencurigakan.

Situs ini meminta pengguna memasukkan data pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, dan akun Telegram.

Tindakan ini terindikasi sebagai modus phishing, yaitu upaya mencuri informasi sensitif pengguna secara tidak sah.

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) melalui akun Instagram resmi @ditjen_pkh pada 24 Juli 2025 telah mengeluarkan peringatan.

Mereka menegaskan bahwa tidak ada program bantuan bibit ayam yang menggunakan tautan seperti yang disebarkan.

“Hati-hati, Sobat Cliks! Jangan masukkan data pribadi ke situs tidak resmi. Ini adalah modus penipuan,” tulis Ditjen PKH.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Ciamis, Slamet Budi Wibowo, juga mengimbau masyarakat untuk waspada.

“Selalu verifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah. Hoaks bantuan bibit ayam ini bertujuan mencuri data untuk disalahgunakan,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Cara Menghindari Hoaks Bantuan Bibit Ayam

Untuk terhindar dari penipuan daring, ikuti langkah berikut:
1. Verifikasi Sumber Informasi: Pastikan informasi berasal dari situs resmi, seperti www.pertanian.go.id, atau akun media sosial terverifikasi.
2. Jangan Klik Tautan Mencurigakan: Hindari mengklik tautan yang meminta data pribadi tanpa kejelasan sumber.
3. Laporkan Hoaks: Jika menemukan konten mencurigakan, laporkan ke platform media sosial atau Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Mengapa Hoaks Ini Berbahaya?

Hoaks bantuan bibit ayam bukanlah kasus baru. Modus serupa sering digunakan untuk menipu dengan iming-iming bantuan sosial.

Data pribadi yang dicuri dapat digunakan untuk penipuan finansial atau tindakan kriminal lainnya. Oleh karena itu, literasi digital sangat penting untuk mencegah jebakan phishing.

Tips Aman di Dunia Digital

– Selalu periksa URL situs sebelum memasukkan data pribadi.
– Gunakan aplikasi atau situs resmi pemerintah untuk informasi bantuan.
– Tingkatkan kesadaran digital dengan mempelajari ciri-ciri hoaks.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur tawaran bantuan yang mencurigakan. Dengan meningkatkan kewaspadaan, kita dapat meminimalkan risiko menjadi korban hoaks bantuan bibit ayam.

Pastikan selalu memverifikasi informasi sebelum bertindak!

Bagikan

Komentar

Artikel Terkait
- Advertisment -spot_img

Populer

- Advertisment -